Pasang iklan

Pembacokan Pada Warga Negeri Sawai Dari Oknum Tak Dikenal

...

Gema.id Maluku Tengah – Pembacokan terjadi pada warga Negeri Sawai, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah dari oknum yang tidak dikenal. (Minggu, 18/8/2019)

Warga Negeri Sawai bernama Nasir Madilet tertimpa musibah ketika dirinya hendak menuju ke Desa Olong dengan mengendarai sepeda motor.

Saat itu korban melintas di Dusun Lakahan, Desa Sawai. Tak lama kemudian, pelaku yang diduga berasal dari Dusun Rumaholat langsung memberhentikan korban

Kabarnya, sebelum korban dibacok, pelaku sempat mengajak si korban berbicara dan meminta sesuatu, akan tetapi korban tersebut tidak memberikan apa yang diminta karena barang itu korban tidak miliki.

Karena pelaku sudah merasa geram dan emosi terhadap si korban, pelaku tersebut langsung mengambil parangnya dan membacok Nasir.

Dengan bacokan tersebut, korban mendapat luka parah di bagian wajahnya, kemudian pelaku langsung dikerumuni oleh warga setempat dan mengamankan korban yang sudah lemas tak berdaya.

Warga yang ada tempat itu langsung melarikan korban ke Negeri Siwai untuk memberikan penyelamatan. Akan tetapi, bidan disana tidak bisa menanganinya, sehingga korban langsung dilarikan ke RSU Kota Masohi untuk diberikan pengobatan lebih lanjut, karena keadaan Nasir sudah cukup parah dan dalam keadaan kritis.

Sementara pihak dari Polsek Wahai yang menuju ke lokasi untuk mengamankan dan menangkap pelaku pembacokan, akan tetapi si pelaku tidak tertangkap karena sempat melarikan diri terlebih dahulu sebelum Polsek datang, dan sekarang keberadaan pelaku belum diketahui keberadaannya.

Dengan kejadian seperti ini, warga setempat meminta kepada aparat kepolisian untuk menangkap pelaku secepatnya dan dilakukan proses hukum yang ada, masyarakat takut akan adanya perselisihan antar kedua desa.

“Kami minta kepada pihak keamanan supaya secepatnya menangkap pelaku itu dan segera dilakukan proses sesuai dengan hukum yang berlaku atas perbuatannya. Takutnya masalah ini menimbulkan permasalahan antar kedua desa ini, baik secara personal maupun kelompok.”

Menurut salah satu tokoh masyarakat setempat.

Selain itu, harapannya kepada aparat keamanan untuk tetap melakukan penjagaan di sekitaran tempat kejadian, demi untuk menjaga dan menghindari hal yang tidak diinginkan dari kedua desa tersebut.

“Kami harap kepada aparat untuk tetap berjaga di sekitar dua desa ini dan untuk masyarakat supaya tidak ikut terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum.”

Tambahnya

Beri tanggapan