Pasang iklan

Disdik Kota Ambon Mewajibkan Semua Kepala Sekolah Miliki NUKS

Gema.id Ambon – Kepala sekolah (Kepsek) merupakan faktor penyumbang keberhasilan kualitas suatu pendidikan, dalam hal akuntabilitas dan pencitraan publik, sebagaimana yang tercantum dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Nomor 13 tahun 2007, seorang kepala sekolah diharapkan untuk memiliki kompetensi kepribadian, supervisi, dan sosial.

Dinas pendidikan (Disdik) Kota Ambon mewajibkan untuk setiap kelapa sekolah memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS), dimana NUKS merupakan nomor khusus yang dikeluarkan dan dicatat dalam database nasional oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS).

“NUKS dicatat dalam databse nasional oleh LPPKS sebagai penjamin mutu penyelenggaraan penyiapan calon kepala sekolah/madrasa.”

Kata Fahmy Salatalohy (kepala Disdik Kota Ambon) Ambon, Senin (12/8/19)

Dengan berakhirnya tahun 2019 ini, sekolah akan terancam tidak akan menerima bantuan dan tunjangan sertifikasi dari pemerintah jika Kepsek disekolah itu belum memiliki NUKS.

“setiap kepsek yang tidak mempunyai NUKS akan terancam tidak menerima bantuan dana operasi sekolah (BOS) dan tunangan sertifikasi dari pemerintah .”

Ucapnya

Tambahnya, sesuai dengan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 6 Tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, untuk tahun 2019 ini sudah mulai diterapkan NUSK pada setiap Kepsek. Bila belum mempunyai Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah maupun NUKS, mereka wajib mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) itu.

Lanjutnya, kepsek wajib mengikuti tes dan dilanjutkan dengan diklat untuk mendapatkan NUKS itu, karena kepsek merupakan pemimpin yang harus mempunyai ilmu kepemimpinan, pendidik dan manajemen disekolah. Pada sekolah SD ataupun SMP, banyak kepsek yang belum mempunyai NUKS.

Dari data Distik Kota Ambon, keseluruhan guru kurang lebih 1.000 kepala. Namun, yang memiliki NUKS hanya ada 9 orang. Sehingga, sosialisasi NUKS akan dilakukan supaya kepsek secepatnya memiliki itu.

“Guru yang memiliki NUKS baru 9 orang (7 orang dari SD dan 2 orang dari SMP). Oleh karena itu, kami terus melakukan sosialisasi kepada kepsek untuk memiliki NUKS secepatnya.”

Tambahnya

Menurutnya, sekarang masih banyak yang memiliki NUKS maupun sertifikat dan jika memang bersertifikat dan sudah layak jadi kepsek. Harapannya, 75 % kepsek sudah memiliki NUKS dari semua sekolah untuk tahun ini dan selebihnya diupayakan untuk awal tahun 2020.

“Kami terus usahakan agar semua guru di Kota Ambon bisa mempunyai NUKS dan kepsek yang mempunyai itu, mereka wajib mengikuti diklat yang akan difasilitasi oleh Kemdikbud).”

Tutupnya

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)