Pasang iklan

BMKG Rilis Korban dan Penyebab Gempa 6,8 SR Mengguncang Ambon

Maluku Gema.id, Ambon – Gempa 6,8 SR yang mengguncang Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019) mengakibatkan korban meninggal dunia mencapai 23 orang berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Setelah dilakukan identifikasi oleh BNPB korban meninggal terbanyak di Kabupaten Maluku Tengah sebanyak 14 orang.

Tidak hanya merilis jumlah korban yang didentifikasi sementara, BNPN juga melaporkan penyebab terjadi gempa 6,8 SR yang mengguncang Ambon. Gempa diketahui terjadi akibat deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar (strike slip fault).

Gempa yang terjadi ini tidak berpotensi tsunami, hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono:

“Dengan memperlihatkan lokasi episenter dan kedalam hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangka akibat aktivitas  sesar aktif local”, ungkap Daryono pada keterang pers yang diterima Gema.id, Jumat (27/9/2019).

“Menurut informasi dirasakan dari masyarakat dan shakemap BMKG dampak gempa bumi dirasakan di daerah Kiratu, Haruku,Tihulae, Latu dan Ambon dalam skala intensitas V-VI MMI. Wilayah ini berpotensi terjadi kerusakan,” ungkap Daryono.

Berdasarkan monitoring BMKG juga menunjukkan ada 10 aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks) pada pukul 06.46 WIB hingga pukul 07.45 dengan magnitudo terbesar 5,6.  

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)