Pasang iklan

Atletik Maluku Diberi Hadiah Tidur Di Kolong Stadion

...

Nasib tim atletik Maluku yang sudah mengharumkan nama daerah dengan meraih 8 medali di ajang Pra PON tahun 2019 di Cibinong, Jawa Barat, kini berbeda dengan kenyataan yang ada dan diharapkan.

Dua atlet putra Maluku yang mendapatkan medali emas di ajang tersebut yaitu; Anies Palamonia dengan Empy Plamonia.

Keduanya kini diberi hadiah dengan bermalam di kolong stadion Mandala Remaja Karang Panjang Ambon dan kini mereka harus melewati hari-hatinya di bawah kolong stadion tersebut.

Dengan kejadian seperti ini, mengundang beberapa pertanyaan di berbagai pihak, karena ini tidak sewajarnya diperlakukan untuk atlet yang sudah mengharumkan nama daerah Maluku dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku saat ini memiliki wisma atlet yang sudah lengkap dengan kamar tidur. Kenapa tidak digunakan dan alasannya apa?

Kabarnya, mereka berdua sudah 2 hari menginap di kolong stadion tersebut. Dengan alasan, mereka dijanji oleh Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Maluku untuk dipertemukan dengan Gubernur Maluku.

Dengan hal seperti ini, kedua atlet tersebut mengeluarkan nafas panjang dan mengakui dengan tidak adanya peran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku untuk tim atlet Maluku di kegiatan Pra PON tahun ini.

Katanya, Mereka dari tim atletik Maluku di Pro PON hanya makan nasi dengan tempe. Ia makan ikan kalau ada uang dan jaket training pun mereka tidak punya. Bahkan KONI Maluku sendiri, tidak perhatikan mereka.

Bukan hanya itu, pelatih dengan para atlet Maluku untuk pergi ke lokasi event harus mencari dana sendiri.

Kedua pelari asal Haria ini mengungkapkan, hanya Rp. 500 ribu per orang yang dikasi oleh KONI Maluku.

Empy mengatakan, pelatih merek pernah menghubungi bendahara KONI, namun saat itu KONI tidak mempunyai uang dan itu akan ia usahakan. Tapi, ketika nomor tersebut dihubungi kembali dan hasilnya, nomor itu sudah tidak aktif.

Lebih sadisnya lagi, tim atletik Maluku pulang ke Kota Ambon dengan biaya tiket dari pelatih mereka dan KONI Maluku hanya memberikan janji palsu.

Dana KONI Maluku jadi pertanyaan besar, kenapa tidak digunakan untuk para atletik Maluku yang membutuhkannya, dana itu digunakan untuk apa?

Beri tanggapan